Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Teknologi»Sosial Media»Twiiter akan Blokir Konten-Konten Yang Berbau Politik Rasis
    Sosial Media

    Twiiter akan Blokir Konten-Konten Yang Berbau Politik Rasis

    Davian PramudyaDavian Pramudya28 Mei 20140
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Twitter
    Twitter

    RANCAH POST – Sudah kita ketahui bahwa Twitter merupakan layanan mikroblogging yang mempunyai track record sebagai platform kebebasan berpendapat dan mengekspresikan diri. Namun kini Twitter tengah dalam masalah. Pada Senin lalu, Twitter dipanggil untuk memblokir akun berbau politik milik pendukung Pro Ukraina oleh pemerintah Rusia.

    Konflik antara Ukraina dan Rusia yang kini mulai mereda, mengungkapkan banyak hal mengenai pengaruh layanan jejaring soal tersebut, dalam dinamika krisis tersebut. Pada Rabu lalu, twitter kembali dilaporkan karena dicurigai bekerja sama dengan Turki untuk memantau konten terkait konfilk tersebut.

    Seorang pejabat senior pemerintah Turki mengatakan kepada Reuters bahwa twitter akan lebih responsif terhadap perintah pengadilan Turki, yang menyerukan agar konten berbau konflik tersebut dihapus dari peredaran (platform).

    Kasus lainnya terjadi pada Kamis, Twitter telah memblokir beberapa ‘kicauan’ atas permintaan birokrat Pakistan. New York Times mengatakan, pemerintah Pakistan mengklaim ada sejumlah ‘tweet’ yang menghujat dan tidak etis untuk dipublikasikan. Twitter pun mengabulkan sejumlah permintaan yang diajukan pemerintah Pakistan tersebut.

    Seperti dikutip melalui Business Insider, Selasa (27/5/2014), terkait hal ini, Twitter belum membuat pernyataan apapun kepada publik berkaitan dengan salah satu dari kasus tersebut. Situs berlambang burung biru itupun enggan menanggapi komentar maupun pertanyaan yang diajukan.

    Perusahaan ini sebelumnya mengatakan, mereka hanya mencoba menghormati dan taat pada hukum dan kebijakan yang berlaku pada masing masing negara.

    Twitter
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Davian Pramudya
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Full time blogger, hi tech lover.

    Related Posts

    WhatsApp Group Message History, Gak Ada Lagi FOMO di Grup!

    23 Februari 2026

    Cara Mengubah Username Twitter, Sekali Coba Langsung Bisa!

    24 Desember 2025

    Cara Hapus Akun Twitter Secara Permanen atau Sementara

    10 Desember 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.