Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Melalui Twitternya Boediono Tolak Penuhi Panggilan Timwas Century
    Berita Nasional

    Melalui Twitternya Boediono Tolak Penuhi Panggilan Timwas Century

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa9 Desember 20130
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    boediono
    boediono

    RANCAH POST– Perlu kerjasama yang baik dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono untuk membantu mengungkap skandal pembengkakan dana talangan (bailout) Bank Century.

    Prakarsa kedua pemimpin negara itu sangat diperlukan demi membuat kasus ini menjadi terang benderang.

    “Prakarsa kedua pemimpin sangat diperlukan dan sangat relevan, karena proses perhitungan, pencairan dan penyerahan dana talangan itu kait mengait antara wewenang KSSK, LPS dengan BI,” ujar Anggota Timwas Century, Bambang Soesatyo. Minggu (8/12/2013) malam.

    Bambang menjelaskan, pertanggungjawaban atas misteri gelembung dana talangan semakin tidak jelas, setelah KSSK, BI dan LPS kompak menolak bertanggungjawab.

    Boediono kata dia, mengklaim bahwa pembengkakan dana talangan menjadi tanggungjawab LPS dan pengawas bank. Sementara menurut Ketua LPS, sesuai UU Nomor 24/2004, LPS melaksankan mandat dari KSSK, dan dalam Pasal 2, LPS bertanggungjawab kepada Presiden.

    “Untuk memperjelas hal tersebut, SBY dan Boediono perlu memanggil mantan Menteri Keuangan/mantan Ketua KSSK, Sri Mulyani dan ketua LPS ketika itu. Mereka harus mempertanyakan, legalitas apa yang digunakan sehingga manajemen LPS berani mencairkan dana talangan dari Rp632 miliar menjadi Rp6,7 triliun itu?” terangnya.

    Anggota Komisi Hukum DPR ini melanjutkan, Boediono juga bisa mengajukan pertanyaan serupa kepada LPS. Persoalan penting lain yang juga perlu diperjelas Boediono adalah mekanisme pengeluaran uang, baik kliring/RTGS, transfer ataupun tunai dalam jumlah besar dari gudang BI.

    “Artinya, untuk mencairkan dana hingga ratusan miliar rupiah per hari, LPS harus berkoordinasi dengan BI yang memiliki otoritas, karena tindakan LPS berdasarkan mandat dari KSSK dan bertanggung jawab ke Presiden. Maka, Sri Mulyani dan Boediono harus bertemu dan bekerjasama mencari sebab musabab ekses pencairan dan penyerahan dana talangan,” papar Bambang.

    Politisi Partai Golkar ini meyakini bahwa KPK mampu mengungkapnya. Namun, Boediono dan Sri Mulyani tetap harus menunjukkan itikad baik, dengan cara menelusuri siapa otak penggelembungan (mark-up) dana talangan Bank Century.

    “Boediono pun harus menunjukkan itikad baik dan hadir memenuhi undangan DPR 18 Desember 2013 mendatang dan menjelaskan secara terbuka. Jika Boediono menolak hadir dengan alasan yang dicari-cari, maka rakyat akan curiga bahwa ada yang disembunyikan,” pungkasnya.

    Sebelumnya diberitakan, Wakil Presiden Boediono menolak memenuhi panggilan Timwas Century pada 18 Desember 2013 mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Boediono melalui akun Twitternya @boediono, Rabu 4 Desember lalu.

    Alasan Boediono menolak panggilan tersebut karena akan mengganggu jalannya proses hukum yang tengah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski demikian, mantan Gubernur Bank Indonesia itu berjanji akan membantu KPK menuntaskan kasus Century.

    Bank Century Boediono Nasional
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.