Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Terkait Penyadapan, RI Ancam Stop Impor Sapi dari Australia
    Berita Nasional

    Terkait Penyadapan, RI Ancam Stop Impor Sapi dari Australia

    I Nengah Susila YasaI Nengah Susila Yasa23 November 20130
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Suswono Mentan
    Suswono Mentan

    RANCAH POST – Pemerintah melalui Menteri Pertanian RI Suswono menegaskan, tidak menutup kemungkinan Indonesia akan meninjau kembali sejumlah kerjasama dalam bidang pertanian dan peternakan dengan Australia.

    Langkah itu diambil menyusul ketegangan hubungan antara Indonesia dan Australia yang belakangan terjadi lantaran isu penyadapan.

    “Jika mereka (Australia) tidak mengindahkan protes dan permintaan yang disampaikan Kepala Negara, kita akan melakukan evaluasi lagi terhadap kerjasama yang selama ini sudah terjalin,” ujar Suswono sebagaimana dalam siaran pers, Sabtu (23/11/2013).

    Suswono yang sedang dalam kunjungan kerja ke Pekalongan, Jawa Tengah ini belum dapat merinci apa saja kerjasama bidang pertanian dan peternakan yang sudah dijalin dengan negeri kangguru itu. Namun, kata dia, salah satu yang terbilang besar adalah soal impor daging sapi. Di mana Indonesia banyak mengimpor daging dan sapi potong dari Australia.

    “Tidak menutup kemungkinan impor daging dari Australia juga kita tinjau kembali. Jika impor daging dari Australia dihentikan, dalam jangka pendek mungkin saja akan terjadi gejolak harga. Namun, hal itu tidak akan berlangsung lama, karena banyak negara yang siap menggantikan posisi Australia sebagai pemasok daging sapi terbesar ke Indonesia,” paparnya

    Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjelaskan, banyak negara yang ingin menjual daging sapi ke Indonesia, di mana Selandia Baru salah satunya. Pemerintah maupun pihak swasta di negeri Kiwi itu menyatakan siap memasok daging maupun sapi potong lebih banyak lagi ke Indonesia.

    Sejumlah negara Eropa, Amerika Latin, maupun Asia juga sudah mulai menawarkan diri untuk meminta daging produk mereka masuk ke pasar Indonesia.

    “Banyak negara yang bisa jadi alternatif pemasok daging dan sapi potong, jika kita tidak bekerjasama lagi dengan Australia. Memang untuk memasok daging ke Indonesia ada syarat negara pemasok harus sudah bebas penyakit kuku dan mulut (PMK) sesuai dengan standard internasional. Banyak negara yang sudah bebas PMK ingin menjual produknya ke Indonesia,” terang Suswono.

    Kendati demikian, pihaknya masih menunggu perkembangan sikap Pemerintah Australia, maupun arahan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait langkah-langkah yang harus diambil. Jika sikap Australia masih arogan seperti saat ini, kata Suswono, Kementan tidak segan menghentikan kerjasama dengan Australia.

    “Kita akan tunjukkan bahwa kita tidak hanya bergantung dari mereka untuk pasokan daging dan sapi potong. Masih banyak alternatif lain,” tegasnya.

    Australia Indonesia
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    I Nengah Susila Yasa
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    I am web designer, writer and traveler.

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.