Close Menu
Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rancah Post
    • HOME
    • BERITA
      • Berita Banjar
      • Berita Ciamis
      • Berita Internasional
      • Berita Nasional
      • Berita Pangandaran
      • Berita Rancah
      • Berita Tasikmalaya
    • TEKNOLOGI
      • Aplikasi
      • Info Gadget Terbaru
      • Games
      • Internet
      • Software
      • Hardware
      • Review
      • Tips & Trik
    • LIFESTYLE
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Travel
      • Relationship
    • VIRAL
      • Sosial Media
      • Viral Video
      • Tentainment
    • SMARTPHONE
    Rancah Post
    Home»Berita»Berita Nasional»Kisah Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan RI
    Berita Nasional

    Kisah Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan RI

    Zezen Zaini NurdinZezen Zaini Nurdin17 Agustus 20131
    Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Follow Us
    Google News
    Kisah Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan RI
    Kisah Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan RI. (IST)

    RANCAH POST – Naskah teks proklamasi kemerdekaan RI ditulis di atas secarik kertas dengan bergaris biru.

    Singkat dan padat. Begitulah naskah proklamasi Tapi, dengan rangkaian katakata di selembar kertas itu penjajahan Belanda yang berlangsung 350 tahun berakhir plus penjajahan Jepang selama tiga setengah tahun, hapus secara parmanen. Teks proklamasi itu, konon, ditulis Soekarno. Kertas bergaris biru yang ditulisi naskah proklamasi itu, disobek dari sebuah notes. Selesai ditulis tangan oleh Soekarno, lembaran itu diketik oleh Sajuti Melik.

    Saat itu, Sajuti Melik mengupayakan agar teks proklamasi itu ditandatangani Soekarno dan Hatta, atas nama bangsa Indonesia. Dan, setelah disetujui, Soekarno tampil membacakannya di Jl Pegangsaan Timur No 56, Menteng, Jakarta, Jumat pagi, pukul 10.00 WIB. Sebelum membacakannya di hadapan yang hadir, Soekarno berpidato. Dia menyatakan, sengaja mengundang hadir ke tempat itu untuk menyaksikan sebuah peristiwa mahapenting dalam sejarah Indonesia, setelah berpuluh bahkan beratus tahun terjajah.

    Soekarno mengatakan Indonesia tak mungkin menyandarkan diri pada janji Jepang untuk memerdekakan Indonesia. ‘’Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangannya sendiri, akan dapat berdiri dengan kuatnya,’’ katanya. Selanjutnya, Soekarno membacakan naskah proklamasi hasil musyawarah dengan pemukapemuka rakyat Indonesia, yang berasal dari seluruh Indonesia: bahwa saatnyalah merdeka.

    Usai membacakannya, Soekarno berkata, ‘’Kita sekarang telah merdeka. Tidak ada satu ikatan lagi yang mengikat tanah air kita dan bangsa kita. Mulai saat ini, kita menyusun negara kita, negara merdeka, negara Republik Indonesia, merdeka kekal dan abadi. Tuhan memberkati kemerdekaan kita itu.” Soal akhirnya Soekarno mengesampingkan janji Jepang yang akan memberikan hadiah kemerdekaan, itu, tak lepas dari peristiwa penculikan Rengasdengklok. Semula Soekarno kukuh memegang janji Jepang. Apalagi Soekarno dan Hatta memimpin Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Zyunbi Iinkai).

    Melalui Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI (Dokuritsu Junbi Cosakai) bikinan Jepang pada 29 April 1945 —yang bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito— Jepang akan memberikan kemerdekaan. Tapi, para pemuda meyakinkan itu isapan jempol.

    Tapi, karena saat itu Soekarno masih juga berkeras, pemuda pun menculik Soekarno bersama istrinya Fatmawati dan anaknya Guntur, serta Hatta ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945. Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta bertemu Komandan Angkatan Darat Pemerintahan Militer Jepang Letjen Moichiro Yamamoto di rumah Laksamana Maeda, Jl Imam Bonjol No 1.

    Dari pertemuan dengan Yamamoto itulah, Soekarno dan Hatta semakin yakin bahwa Jepang telah menyerah kepada sekutu, dan bahwa Jepang tak berwenang lagi memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Maka, pada malam itu juga, Soekarno, Hatta, Achmad Soebardjo, Soekarni, dan Sajuti Melik melakukan rapat merumuskan teks proklamasi. Di kemudian hari, naskah teks proklamasi tulisan tangan Soekarno itu ditemukan dan disimpan oleh BM Diah.[rol]

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram LinkedIn Copy Link
    Zezen Zaini Nurdin
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)

    Penulis sekaligus pemilik media lokal, suka sesuatu yang baru.

    Related Posts

    Panwaslu Rancah Bahas Strategi Pengawasan Kampanye dan Pemetaan TPS Rawan

    30 Januari 2024

    Update Korban Tewas Dalam Tabrakan Kereta Turangga vs Bandung Raya, Ini Identitasnya

    5 Januari 2024

    2 Kereta Api Tabrakan di Cicalengka Bandung, Gerbong Masuk Sawah

    5 Januari 2024
    View 1 Comment

    1 Komentar

    1. Adang Gigi Pancanaka on 17 Agustus 2013 10:49 AM

      merdeka bung.!!!

    Cara Menggunakan Flashdisk di HP iPhone, Bebas Ribet & Pasti Berhasil!

    2 Maret 2026

    Nubia Neo 5 GT Siap Debut di MWC 2026, Bawa Kipas Pendingin Aktif

    28 Februari 2026

    Realme Narzo Power 5G Meluncur 5 Maret, Spesifikasinya Identik dengan P4 Power?

    28 Februari 2026

    Infinix Smart 20 Resmi Diumumkan, Pakai Helio G81 Ultimate dan Layar 120 Hz

    28 Februari 2026
    Daftar HP Terbaru 2026
    • Samsung Galaxy S26 Ultra Samsung Galaxy S26 Ultra Rp24.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Plus Samsung Galaxy S26 Plus Rp19.499.000
    • Samsung Galaxy S26 Samsung Galaxy S26 Rp16.499.000
    • Vivo iQOO 15R Vivo iQOO 15R Rp5.899.000
    • Honor X6d 5G Honor X6d 5G Rp2.499.000
    • Honor Play 60A Honor Play 60A Rp3.799.000
    Rancah Post
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
    • Kontak
    • Privacy
    • Terms
    • Disclaimer
    © 2026 Rancah Post.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.