Beranda Berita Nasional Netizen Sebut Kondisi Sempat Memanas, Habib Bahar bin Smith Ditolak di Manado...

Netizen Sebut Kondisi Sempat Memanas, Habib Bahar bin Smith Ditolak di Manado oleh Ormas Adat

0
Netizen Sebut Kondisi Sempat Memanas Habib Bahar bin Smith Ditolak di Manado oleh Ormas Adat
Netizen Sebut Kondisi Sempat Memanas Habib Bahar bin Smith Ditolak di Manado oleh Ormas Adat

RANCAH POST – Ratusan massa yang berasal dari ormas adat menolak kedatangan Habib Bahar di Manado.

Dua ormas adat yang menolak pria bernama asli Habib Muhammad Bahar bin Ali bin Smith itu adalah LMI (Laskar Manguni Indonesia) pimpinan Steven Kembuan dan Minaesa Tou Indonesia pimpinan Donny Lasut.

Kedatangan Habib Bahar ke Manado sendiri diketahui untuk menghadiri haul akbar ketujuh sang ayah, Habib Ali bin Abdurrahman bin Smith.

Selain itu, Habib Bahan bin Smith hadir dalam rangka doa akbar untuk bencana di Palu dan Donggala.

Sebagaimana dihimpun, penolakan Habib Bahar bin Smith di Manado oleh ormas itu dengan alasan bahwa ia merupakan pentolan Front Pembela Islam yang dalam ceramahnya disebut kerap melontarkan provokasi untuk melakukan kekerasan.

Diutarakan Steven, Habib Bahar ditolak bukan karena do’anya, melainkan karena dalam ceramahnya radikalias, intoleran, dan provokatif.

“Semuanya ia hina, termasuk Pancasila,” tutur Steven, Senin (15/10/2018).

Di media sosial, penolakan itu mendapat reaksi beragam dari netizen. Ramai-ramai mereka mengecam penolakan terhadap Habib Bahar bin Smith, akun Facebook Irfan Abu Rayhan salah satunya.

Berikut postingan akun Irfan Abu Rayhan soal persekusi Habib Bahar di Manado sebagaimana dikutip Rancah Post.

“Beberapa jam lalu kondisi di Manado memanas. Sebelumnya alasan penolakan terhadap Habib Bahar Bin Smith karena alasan ceramahnya yg radikal, namun faktanya terbalik beberapa ormas yang menolak kedatangan Habib Bahar melakukan aksi radikal.”

“Pertama mereka melakukan persekusi di Bandara, tidak selesai sampai disitu usai acara haul sekitar jam setengah dua menurut kesaksian Habib Bahar, saudara kita disana diserang oleh kelompok yang belum bisa saya tulis disini, tapi kondisi ini amat sangat sensitif bisa menimbulkan konflik agama. Masyarakat muslim disana melakukan perlawanan dan penjagaan dikampung2.”

BACA JUGAHeboh, Habib Umar bin Hafidz Ditangkap Densus 88 Saat Tabligh Akbar di Samarinda? Ini Faktanya

“Pihak Kepolisian dan TNI sejauh ini sudah mengendalikan situasi. Para provokator yang sudah berulangkali memprovokasi umat islam melalui persekusi2 di bandara ini tidak bisa lagi dibiarkan. Mereka berdalih untuk NKRI tapi faktanya ulahnya 180 derajat, malah menimbulkan konflik agama. Jangan hanya karena perbedaan politik kedamaian masyarakat di Manado dikorbankan.”

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here